Kau dan Jelmaanku

Pada malam-malam yang sepi
aku ingin menjelma menjadi langit 
siap untuk tidak memejamkan mata semalaman
memandangi wajahmu dibalik selimut buludru
menenangkan gelisahmu oleh tanya-tanya yang belum terjawab 

Pada subuh-subuh yang dingin
aku ingin menjelma menjadi doa 
yang kau lontarkan pada setiap ritual sujudmu 
mengiyakan harapan oleh tanya-tanya yang belum terjawab 

Pada pagi-pagi yang tenang
aku ingin menjelma menjadi matahari
terbit pelan menyambut pagimu
mengumbar cahaya membangunkanmu
diam, hening, mendengar risaumu oleh tanya-tanya yang belum terjawab

Pada siang-siang yang riuh
aku ingin menjelma menjadi awan
menjaga kepalamu dari terik 
agar tak beringas 
karna panas oleh tanya-tanya yang belum terjawab

Pada petang-petang yang sendu 
aku ingin segera menjelma menjadi langit
berganti pekat, seperti kopi yang kau seduh 
membiarkanmu terlelap lebih cepat 
karna aku tak mungkin membiarkanmu mati oleh tanya-tanya yang belum terjawab
sebab tanya itu adalah jelmaanku

-kiki-
Semarang, 23 oktober, 05.54 WIB

Aku tanyamu, dan kau adalah jawabannya
"Kita" adalah sepasang tanya jawab yang cukup jelas
akankah? :) 


Komentar

Postingan Populer